Tag Archive for: SMKberbasispesantren

Dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi kitab kuning para santri, SMK Sahid Pondok Pesantren Modern Sahid Bogor kembali mengadakan Tes Membaca Kitab Kosong, dengan menggunakan kitab Akhlaq lil Banin sebagai bahan uji utama. Tes ini merupakan salah satu tradisi penting dalam pendidikan pesantren yang bertujuan untuk menguji pemahaman dan kefasihan santri dalam membaca teks Arab gundul (tanpa harakat) secara benar dan tepat.

Kitab Akhlaq lil Banin karya Syekh Umar bin Ahmad Baraja dipilih karena isinya yang sarat dengan nilai-nilai moral dan akhlak yang relevan dengan kehidupan santri. Kitab ini banyak digunakan di berbagai pondok pesantren karena bahasanya yang lugas, materi yang aplikatif, dan sangat sesuai sebagai pengantar dalam pelajaran akhlak Islam.

Makna Tes Kitab Kosong

Tes kitab kosong bukan sekadar ujian teknis membaca, tetapi juga latihan mendalam dalam:

  • Menguasai kaidah nahwu dan sharaf
  • Melatih ketelitian dalam memahami struktur kalimat
  • Menumbuhkan kedisiplinan dan ketekunan dalam belajar kitab kuning
  • Menginternalisasi nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam isi kitab

Dalam pelaksanaannya, para santri diminta membaca potongan teks tanpa harakat dan menerjemahkannya secara lisan di hadapan para penguji. Santri yang mampu membaca dengan baik menunjukkan tidak hanya penguasaan bahasa Arab, tetapi juga pemahaman makna dan konteks isi kitab.

Dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, kemampuan teknologi digital menjadi hal yang mutlak dimiliki oleh para pendidik, terutama guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Seiring dengan perkembangan pesat teknologi, keterampilan seperti coding dan pemahaman tentang kecerdasan artifisial (AI) menjadi semakin penting untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.

Menjawab tantangan tersebut, diselenggarakanlah pelatihan coding dan kecerdasan artifisial khusus bagi guru SMK, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mempersiapkan peserta didik yang siap bersaing di dunia kerja masa depan.

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Membekali guru dengan pengetahuan dasar dan lanjutan mengenai pemrograman (coding), baik dalam bahasa pemrograman Python, JavaScript, atau lainnya.
  • Memperkenalkan konsep dan penerapan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia industri.
  • Menunjukkan integrasi AI dalam bidang keahlian di SMK, seperti desain, otomotif, bisnis, hingga teknologi informasi.
  • Mendorong guru untuk mengembangkan project-based learning berbasis teknologi digital.
  • Menyusun perangkat ajar berbasis AI dan coding yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan dunia kerja.

Dengan pelatihan ini, diharapkan guru SMK tidak hanya menjadi pengajar yang adaptif terhadap teknologi, tetapi juga menjadi inovator pendidikan, yang mampu menginspirasi siswa untuk berkarya di bidang teknologi digital.

Lebih dari sekadar tren, coding dan AI kini menjadi bahasa masa depan. Sudah saatnya guru tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan, kontekstual, dan berdaya guna.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)

Hadist ini bukan hanya sekadar motivasi, tetapi menjadi tuntunan hidup yang seharusnya tertanam dalam diri setiap individu, terutama bagi para guru, santri maupun pelajar yang tengah menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren dan sekolah formal.

Di pondok pesantren, nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan gotong royong bukan hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Membantu teman yang kesulitan memahami pelajaran, berbagi makanan, menjaga kebersihan kamar, hingga ikut serta dalam kegiatan sosial pondok seperti bakti lingkungan, merupakan bentuk nyata dari menebar manfaat kepada sesama. Dari hal-hal kecil inilah, karakter mulia terbentuk—karakter yang mampu memberi, bukan hanya menerima.

Begitu pula di lingkungan sekolah, siswa diajarkan untuk bekerja sama dalam kelompok, saling mendukung dalam proses pembelajaran, serta aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi. Semua itu tidak hanya bertujuan untuk mengasah kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga membentuk kepekaan sosial. Ketika seorang pelajar menggunakan ilmunya untuk menginspirasi teman lain, membantu guru dalam kegiatan kelas, atau menjadi panitia dalam acara sekolah, di situlah manfaat dari dirinya dirasakan orang lain.

Pondok dan sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk melatih diri menjadi pribadi yang memberi dampak positif bagi lingkungan. Ketika ilmu dan akhlak berjalan beriringan, maka terciptalah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli.

Menjadi manusia yang bermanfaat tidak selalu berarti melakukan hal besar. Senyuman yang tulus, ucapan yang menenangkan, tindakan kecil yang meringankan beban orang lain, semuanya adalah bentuk kebaikan yang bernilai. Maka, siapapun kita saat ini, bagaimana pun situasinya, kita selalu bisa menjadi bermanfaat untuk orang lain.

Siswa SMK Sahid Bogor jurusan Kuliner kembali menunjukkan kreativitas dan keterampilan mereka, dengan menghadirkan berbagai kreasi sambal khas nusantara yang menggugah selera. Kali ini, para siswa menciptakan variasi sambal dengan bahan utama laut seperti teri, cumi, dan udang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik pembelajaran, di mana para siswa didorong untuk menggali potensi kuliner lokal dan mengembangkannya menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Masing-masing kelompok siswa menampilkan sambal dengan cita rasa khas:

  • Sambal Teri yang renyah dan pedas menggigit,
  • Sambal Cumi dengan tekstur kenyal dan rasa gurih yang dalam,
  • serta Sambal Udang yang menggoda selera dengan aroma khas seafood yang menggugah.

Tak hanya memperhatikan rasa, para siswa juga menampilkan kemasan yang menarik dan menjajaki strategi pemasaran sederhana sebagai bagian dari penguatan karakter kewirausahaan.

Kepala Program Keahlian Kuliner SMK Sahid Bogor. Anita Suprapti, ME menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membentuk siswa yang tidak hanya terampil dalam memasak, tetapi juga mampu membaca peluang usaha di bidang kuliner lokal yang berpotensi besar.

Melalui kegiatan ini, SMK Sahid Bogor terus berkomitmen membentuk lulusan yang kreatif, berdaya saing, dan siap terjun ke dunia kerja maupun wirausaha.

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan bagian integral dari Kurikulum SMK yang bertujuan untuk menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan dunia kerja. Melalui PKL, siswa dapat mengaplikasikan kompetensi yang telah dipelajari, memperoleh pengalaman nyata di dunia industri, serta membangun etos kerja profesional.

Agar kegiatan PKL berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan, monitoring dari pihak sekolah sangatlah penting. Monitoring menjadi jembatan antara sekolah, siswa, dan industri dalam memastikan pelaksanaan PKL berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal

Monitoring PKL memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

  1. Menjamin Pelaksanaan PKL Sesuai Kurikulum
  2. Menilai Perkembangan Kompetensi Siswa
  3. Menjalin Komunikasi yang Efektif dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI)
  4. Mengidentifikasi Permasalahan yang Muncul di Lapangan

Monitoring PKL dilakukan secara terstruktur dengan beberapa tahapan, yaitu:

1. Persiapan

– Penyusunan jadwal kunjungan
– Penugasan guru pembimbing
– Koordinasi awal dengan DUDI

2. Pelaksanaan Monitoring

– Kunjungan langsung ke tempat PKL
– Wawancara dengan siswa dan pembimbing dari DUDI
– Observasi aktivitas siswa
– Pengisian lembar evaluasi dan catatan harian

3. Evaluasi dan Tindak Lanjut

– Penyusunan laporan monitoring
– Evaluasi hasil PKL oleh guru pembimbing
– Rekomendasi perbaikan untuk pelaksanaan PKL berikutnya

Guru pembimbing memiliki peran sentral dalam keberhasilan monitoring PKL, antara lain:

– Membimbing dan memotivasi siswa selama masa PKL

– Menilai performa dan kedisiplinan siswa

– Menjadi mediator antara pihak industri dan sekolah bila terjadi kendala

– Melakukan pelaporan berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan PKL

Monitoring PKL adalah aspek penting dalam pelaksanaan praktik kerja industri bagi siswa SMK. Dengan sistem monitoring yang baik dan terstruktur, kegiatan PKL tidak hanya menjadi formalitas, melainkan sarana pembelajaran yang bermakna dan membekali siswa dengan pengalaman dunia kerja yang nyata. Kolaborasi yang baik antara sekolah, siswa, dan industri akan menciptakan lulusan SMK yang siap kerja, adaptif, dan profesional.

SMK Sahid kembali mengadakan kegiatan pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan siswa dalam dunia industri. Kali ini, siswa-siswi kelas X dan XII beserta beberapa guru pendamping mengikuti pelatihan Table Manner yang diselenggarakan di Grande Hotel Padjadjaran.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai etika dan tata cara jamuan makan resmi. Dalam dunia perhotelan dan kuliner, table manner merupakan aspek penting yang harus dikuasai oleh para profesional. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat membekali para siswa dengan keterampilan yang akan berguna dalam karier mereka di industri kuliner dan perhotelan.

Selama pelatihan, peserta diajarkan berbagai hal, mulai dari cara penggunaan alat makan yang benar, aturan dalam menyantap hidangan formal, hingga sikap dan etika yang harus diperhatikan saat menghadiri jamuan resmi. Dengan bimbingan langsung dari instruktur yang berpengalaman, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari dalam suasana yang sesungguhnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan mendapatkan respon positif dari para peserta. Mereka merasa mendapatkan pengalaman berharga yang akan sangat bermanfaat dalam dunia kerja nanti. Selain itu, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para siswa semakin percaya diri dan mampu menerapkan etika profesional dalam berbagai kesempatan.

SMK Sahid terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa-siswinya agar mereka siap bersaing di dunia industri. Semoga pelatihan table manner ini menjadi bekal yang berharga bagi para peserta dalam menghadapi tantangan di masa depan.

SMK Sahid dengan bangga telah menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa jurusan Tata Boga sebagai bagian dari evaluasi akhir sebelum mereka memasuki dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur keterampilan dan kompetensi siswa dalam bidang tata boga, sekaligus memastikan bahwa mereka siap bersaing di industri kuliner.

UKK yang berlangsung pada Kamis, 20 Februari 2025 diikuti oleh seluruh siswa kelas XII jurusan Tata Boga. Para peserta diuji oleh asesor profesional yang telah tersertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam uji kompetensi ini, siswa diminta untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai aspek kuliner, seperti teknik memasak, penyajian makanan, manajemen dapur, dan kebersihan serta keamanan pangan.

Alhamdulillah, seluruh peserta UKK jurusan Tata Boga SMK Sahid dinyatakan LULUS dan berhak mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi nasional dan siap untuk terjun ke dunia kerja sebagai tenaga profesional di bidang kuliner.

Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja keras para siswa, bimbingan guru, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pihak industri yang turut serta dalam proses penilaian. Dengan pencapaian ini, diharapkan lulusan SMK Sahid semakin percaya diri dalam meniti karier di industri kuliner, baik di hotel, restoran, katering, maupun dalam membuka usaha sendiri.

SMK Sahid terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja, serta terus meningkatkan kualitas pembelajaran agar selaras dengan kebutuhan industri. Selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus UKK! Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan di dunia profesional.

Pada hari Sabtu, 25 Januari 2025, SMK Sahid melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian Multimedia tahap 1 yang diikuti oleh seluruh siswa program keahlian Multimedia. Kegiatan uji kompetensi ini terdiri dari tiga jenis ujian, yaitu ujian tulis, ujian lisan, dan ujian praktek. Ujian praktek meliputi dua aspek, yaitu pengambilan foto produk dan pembuatan desain katalog produk. Selain itu, siswa juga mencetak hasil katalog produk yang telah mereka buat, menunjukkan keterampilan dalam desain grafis serta kemampuan teknis yang mereka kuasai.

Uji kompetensi ini diawasi oleh asesor yang berkompeten, guna memastikan bahwa seluruh proses ujian berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dengan persiapan yang matang dan usaha keras para siswa, alhamdulillah semua peserta ujian dinyatakan lulus pada tahap 1.

Keberhasilan ini merupakan langkah awal bagi siswa dalam memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang akan menjadi modal berharga dalam memasuki dunia kerja. Kami bangga dengan pencapaian ini dan mendoakan kesuksesan siswa SMK Sahid di tahap berikutnya.

Selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus dan terus semangat untuk menghadapi tantangan di tahap selanjutnya. Kami memohon doa dan dukungannya untuk kelancaran uji kompetensi tahap kedua yang insya allah akan dilaksanakan pada Sabtu, 22 Februari 2025. Semoga segala persiapan yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik, dan semua peserta diberikan kelancaran serta keberhasilan dalam ujian nanti. Aamiin yaa rabbal ‘alamin.

SMK Sahid dengan bangga mempersembahkan acara “Day with Alumni Fair 2025” sebuah ajang yang mempertemukan puluhan alumni yang kini tengah melanjutkan pendidikan di berbagai Universitas Negeri, Luar Negeri, serta mereka yang telah sukses menggeluti dunia kerja. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan inspirasi bagi para santri dalam menapaki perjalanan mereka menuju dunia perkuliahan dan karier.

Selama acara, para alumni berbagi pengalaman berharga mengenai berbagai topik, mulai dari kehidupan di kampus, organisasi, hingga tantangan dan peluang di dunia kerja. Mereka juga memberikan informasi terkait berbagai jalur untuk masuk universitas, termasuk jalur reguler, jalur beasiswa, hingga tips-tips sukses dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Tidak hanya itu, sesi tanya jawab yang berlangsung antara alumni dan santri menciptakan suasana interaktif yang membuka ruang bagi para santri untuk menggali informasi lebih mendalam tentang berbagai aspek kehidupan setelah lulus dari SMK Sahid. Ini menjadi momen yang sangat berarti, di mana para alumni dengan antusias memberikan bimbingan dan motivasi bagi generasi berikutnya.

SMK Sahid merasa sangat bangga dan terkesan melihat pencapaian luar biasa dari para alumninya. Dengan semangat yang tinggi, kami terus mendukung mereka dalam mewujudkan impian dan harapan, serta berharap acara ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkaya wawasan para santri dalam mempersiapkan masa depan mereka.

Kami percaya bahwa keberhasilan alumni adalah cermin dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMK Sahid, dan melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan semangat kepada seluruh santri untuk terus berprestasi dan menapaki jalan menuju kesuksesan.